
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Setelah WordPress berhasil diakses dan kita sudah mengenal dashboardnya, langkah berikutnya adalah melakukan pengaturan dasar website.
Pengaturan ini penting agar website kita memiliki identitas yang jelas dan lebih rapi ketika diakses oleh pengunjung.
Beberapa pengaturan dasar yang perlu kita lakukan antara lain sebagai berikut.
Pertama adalah Site Title atau Judul Website.
Site title adalah nama website yang biasanya akan muncul di bagian atas website maupun di tab browser.
Untuk website pesantren, biasanya judul website diisi dengan nama pesantren.
Kedua adalah Tagline Website.
Tagline adalah deskripsi singkat tentang website. Misalnya:
“Website resmi Pondok Pesantren …”
Tagline ini membantu pengunjung memahami isi website tersebut.
Ketiga adalah pengaturan permalink.
Permalink adalah struktur alamat halaman atau artikel di website.
Agar lebih rapi dan mudah dibaca, biasanya permalink diatur menggunakan Post Name, sehingga alamat artikel menjadi lebih sederhana.
Sebagai contoh:
website.com/kegiatan-santri
Pengaturan ini juga membantu website menjadi lebih baik dalam pencarian di internet.
Keempat adalah pengaturan waktu dan bahasa.
Biasanya kita perlu menyesuaikan zona waktu dan bahasa website agar sesuai dengan kebutuhan.
Setelah pengaturan dasar ini selesai, website sudah siap untuk mulai didesain dan diisi dengan berbagai halaman penting pesantren.
Pada modul berikutnya kita akan mulai belajar bagaimana mendesain website pesantren agar terlihat rapi dan profesional.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.