Course Content
1. Pengenalan Website Pesantren
Pada modul ini peserta akan memahami dasar-dasar website pesantren dan mengapa website menjadi media penting bagi pesantren di era digital. Peserta juga akan melihat contoh struktur website pesantren yang baik sehingga memiliki gambaran sebelum mulai membuat website secara langsung.
0/3
2. Domain dan Hosting
Pada modul ini peserta akan mempelajari dua fondasi utama sebuah website, yaitu domain dan hosting. Peserta akan memahami fungsi domain sebagai alamat website dan hosting sebagai tempat penyimpanan website, serta belajar memilih domain yang tepat untuk pesantren seperti domain .ponpes.id.
0/4
3. Instalasi Website Pesantren
Pada modul ini peserta akan mulai mengenal WordPress sebagai sistem yang digunakan untuk membuat website pesantren. Peserta akan memahami cara mengakses dashboard WordPress serta melakukan pengaturan dasar website agar siap digunakan untuk membuat dan mengelola website pesantren.
0/4
4. Mendesain Website Pesantren
Pada modul ini peserta akan belajar mendesain tampilan website pesantren menggunakan tema WordPress dan page builder. Peserta akan membuat beberapa halaman penting seperti halaman beranda, halaman profil pesantren, serta halaman berita agar website terlihat rapi dan informatif.
0/4
5. Mengelola dan Mempublikasikan Website
Pada modul ini peserta akan mempelajari cara mengelola konten website pesantren agar tetap aktif dan bermanfaat. Peserta juga akan memahami dasar keamanan website serta langkah-langkah memastikan website pesantren siap dipublikasikan dan dapat diakses oleh masyarakat.
0/3
Membuat Website Pesantren dari Nol sampai Online

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Pada materi kali ini kita akan membahas tentang cara memilih domain yang baik untuk pesantren.

Domain sangat penting karena domain akan menjadi identitas pesantren di internet.

Karena itu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika memilih domain.

Pertama, gunakan nama yang mudah diingat.

Usahakan nama domain tidak terlalu panjang dan mudah dibaca oleh orang lain.

Contohnya:

ponpesnurulhuda.ponpes.id

atau

pesantrennurulhuda.ponpes.id

Kedua, gunakan nama yang sesuai dengan nama pesantren.

Hal ini penting agar masyarakat mudah mengenali website pesantren tersebut.

Ketiga, gunakan ekstensi domain yang sesuai.

Untuk pesantren di Indonesia, salah satu ekstensi domain yang sangat cocok adalah:

.ponpes.id

Domain ini memang diperuntukkan khusus bagi pesantren di Indonesia sehingga terlihat lebih resmi dan sesuai dengan identitas lembaga pesantren.

Sebagai contoh:

  • ponpesalhikmah.ponpes.id

  • pesantrensalafiyah.ponpes.id

  • nurulhuda.ponpes.id

Dengan menggunakan domain ini, website pesantren akan terlihat lebih profesional dan mudah dikenali sebagai website resmi pesantren.

Setelah menentukan domain yang sesuai, langkah berikutnya adalah membeli domain dan hosting agar website pesantren bisa mulai dibuat.

Hal ini akan kita bahas pada materi berikutnya.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Scroll to Top